Sun. Jan 20th, 2019

Contoh Gedung Pencakar Langit

jual genset untuk gedung di medan

Gedung pencakar langit sangat banyak sekali di negara maju dan berkembang. Jakarta sendiri memiliki banyak gedung pencakar langit. Seperti hotel dan mal tentunya menambahkan sebuah genset sebagai backup listrik. Harga genset murah bisa didapatkan dari toko jual genset diesel di Medan. Berikut ini beberapa contoh gedung pencakar langit yang ada di Bumi kita.

SIGNATURE TOWER

Proyek yang disebut-sebut akan menjadi “calon” bangunan tertinggi di Indonesia ini merupakan proyek yang dikembangkan oleh PT Grahamas Adisentosa. Meskipun masih berada dalam tahap pengajuan, Signature Tower dirancang menjadi sebuah proyek bangunan megatall (gedung dengan ketinggian di atas 500m), yang terdiri atas 111 lantai, dengan ketinggian 638m.

jual genset untuk gedung di medan

Proyek ini dirancang oleh Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart and Associates Inc. (SRSSA), yang juga menggandeng mitra lokal, PDW Architects. Sayangnya, realisasi pembangunan Signature Tower, yang sudah diajukan sejak tahun 2013, belum tampak di permukaan. Namun, pembangunan proyek yang berlokasi di Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta ini akan mulai menghadapi tahap pembangunan pada awal 2015 ini. Kelak, bangunan yang disebut-sebut akan menjadi bangunan tertinggi ke-5 di Asia Tenggara ini akan berfungsi sebagai retail, perkantoran, dan hotel.

PERTAMINA ENERGY TOWER

Selain Signature Tower, proyek megatall ini pun masih berada dalam tahap pengajuan proposal. Proyek milik PT Pertamina ini nantinya akan berlokasi di sekitar Kuningan, Jakarta Selatan. Selain itu, proyek yang dirancang memiliki 99 lantai, dengan ketinggian 530m ini akan menjadi area perkantoran bagi 23.000 karyawan Pertamina.

Tak setengah-setengah, Pertamina menggandeng konsultan yang berhasil menggarap proyek bangunan tertinggi di dunia Burj Khalifa, Dubai yakni Skidmore, Owings and Merril LLP (SOM), dengan Turner International sebagai konsultan project management. Sayangnya, pembangunan proyek yang akan dirancang dengan konsep green building ini tertunda, mengingat Pertamina masih akan memfokuskan diri dalam revitalisasi serta pembangunan kilang minyak baru. Namun, jika akan rampung seperti harapan sebelumnya, yakni tahun 2020, maka proyek ini kelak akan menjadi bangunan tertinggi ke-9 di dunia.

MONACO BAY

Proyek bangunan ini memang tak setinggi proyek-proyek pendahulunya, hanya memiliki 40 lantai, dengan ketinggian 150m. Namun, letaknya yang berada di Manado, Sulawesi Utara, membuat Monaco Bay ini menjadi ”calon” bangunan tertinggi di Indonesia Timur. Proyek milik Lippo Group ini akan dibangun di depan Hotel Aryaduta, tepatnya di eks gedung Blue Banter, kawasan eks reklamasi pantai Teluk Manado. Nantinya, Monaco Bay ini akan menjadi sebuah superblok yang juga berfungsi ganda, salah satunya menjadi apartemen yang direncanakan akan dibangun sebanyak 3 tower.