Sun. Jan 20th, 2019

Kenari Macet Bunyi Usai Mabung, Begini Solusinya

Kenari Macet Bunyi Usai Mabung, Begini Solusinya – Halo penggemar burung kicau dimanapun berada, burung kenari memang menjadi burung favorit untuk dipelihara dan dilombakan. Pasalnya, selain mudah dipelihara burung pemakan biji-bijian ini juga memiliki suara yang merdu dan khas. Tentu sangat disayangkan bila Anda tidak bisa menikmati suara burung kenari ketika usai mabung.

Nah, dibawah ini ada beberapa solusi untuk mengembalikan performa kenari macet bunyi usai mabung. Semoga dengan langkah yang tepat suara burung kenari kesayangan kembali terdengar.

Beri pakan berkualitas

Ketika kenari mabung, stamina burung kenari akan ikut menurun. Hal ini membuat kondisi burung lemah dan malas berbunyi. Maka dari itu, selesai mabung, Anda sebaiknya memberikan pakan yang berkualitas dan bergizi. Anda juga harus memberikan porsi yang tepat didampingi pakan tambahan selama 1-3 minggu agar kondisi burung kenari kembali optimal.

Selama masa pemulihan ini, Anda abisa memberikan pakan biji-bijian tambahan hingga racikan telur rebus. Anda juga bisa memberikan buah apel hingga vitamin lainnya selama seminggu berturut-turut agar hasil maksimal.

Untuh hasil maksimal, Anda bisa memberikan biji-bijian satu sendok teh saja ke cepuk pakan. Sebagai tambahan, bisa diperbanyak buah mentimun atau sayuran lainnya. Lakukan langkah ini selama 1-2 minggu agar burung kembali ke kondisi prima, tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus.

Memandikan dan menjemur

Untuk mengembalikan suara burung kenari macet setelah mabung, Anda sebaiknya mengurangi porsi penjemuran burung. Selain itu, Anda bisa sering memandikan burung agar mempercepat penurunan berat badan. Hal ini disebabkan burung yang dimandikan akan lebih banyak bergerak sehingga burung bisa terus mengeluarkan energi. Ketika menjemur burung sebaiknya cabut pakan, agar burung kenari tidak banyak ngemil.

Kurangi resiko stress

Solusi kenari mabung agar mau bunyi ialah mengurangi tingkat stress. Caranya, Anda bisa meletakkan burung ditempat yang tenang, jauh dari gangguan baik suara maupun predator alami seperti kucing, tikus atau ular. Selama masa proses pemulihan ini, sebaiknya jangan terlalu sering memindahkan sangkar atau mengganti sangkar.